اَلحَمدُ اللهَ
رَبِّ العَا لَمِينِ اَشهَدُ اَن لاَاِلَهَ اِلاَّ هُوَ المَلِكُ الحَقُّ
المُبِينَ, وَاشهَدُ اَنَّ مُحَمَّدَا عَبدُهُ وَرَسُولُهُ المَبعُوثُ رَحمَةً
لِلعَا لَمِينَ. اَللّهُمَ صَلِّ عَلى (سَيِدِ ) نَا مُحَمَّدٍ وَعَلى الِهِ
وَصَحبِهِ اَجمَعِينَ. اَمَّا بَعدُ. فِيَا عِبَا دَ اللهِ, اُوصِيكُم وَاِيَّايَ
بِتَقوَى اللهِ فَقَد فَازَ المُتَّقُونَ. قَالَ اللهُ تَعَا لَى: ياَ اَيُّهَا
الَّذِينَ اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَا تِهِ وَلَاتَمُوتُنَّ اِلاَّ
وَاَنتُم مُسلِمُونَ
Assalamu’allaikum.
Wr. Wb.
Rasulullah
shalallahu ‘Alaihi wa Sallam. Bersabda: “aku akan menolongnya.” Maka beliau
shalalllahu “Alaihi wa Sallam. Mengenakan perhiasan dan busana. Beliau juga
meletakkan mahkota di atas kepala. Para penduduk surge mengikuti beliau.
Akhirnya nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam sampai di puntu surga dan. beliau
memohor agar pintu surga tersebut dibuka. Lantas di katakana kepadanya:
“siapakah ini?” beliau bersabda: “(ini) aku ahmad.” Akhirnya pintu surga dan
dibukakan untuk beliau. (setelah pintu tersebut terbuka), ternyata dibalik
tenda ada satu malaikat yang memancarkan cahaya. Aku merasa takut dengan apa yang
aku saksikan. Namun malaikat itu menenangkan dan menghiburku. Dia berkata
“Wahai Ahmad, kamu adalah hamba dan aku juga hamba sepertimu.”
Kemudian
aku terus berlalu sehingga akhirnya sampai tenda kedua. Aku kembali meminta
agar dibukakan. Lantas ada yang berkata: “siapakah ini?” aku menjawab: “aku
Ahmad.” Tenda itu dibuka dan dibaliknya ada satu malaikat yang sangat besar.
Ukurannya benar-benar sangat besar dan kilauan cahayanya semakin kuat dari
malaikat pertama yang sempat membuatku merasa takut ketika melihat ukuran
besarnya. Malaikat itu menghiburku dan bersikap ramah sambil berkata:”wahai
ahmad, kamu adalah hamba dan aku juga hamba sepertimu.”
Aku
terus saja berjalan dan menjumpai malaikat-malaikat yang besar ukurannya dan
cahaya yang satu lebih kuat dari yang berikutnya. Sampai akhirnya aku sampai di
tenda ketujuh. Aku kembali minta agar dibukakan. Maka dikatakan kepadaku:”siapa
ini?” aku menjawab:”aaku ahmad.” Tenda itu di bukakan untukku. Ternyata dibalik
tenda itu ada jibril’alaihis shalatu was salaam. Dia berkata:”selamat datang
suara (anda) yang sudah lama aku rindukan.”
Aku
meneruskan langkahku sampai tiba di tabir. Ketika tabir itu disingkap, ternyata
aku menyaksikan tuhan pencipta semesta alam. Begitu besar keagungan Allah
ta’alah. Ketika menyaksikan-Nya aku langsung merunduk untuk sujud. Sehingga
para malaikat karubiyyun dan ruhaniyyun serta para pemilik tanda tadi berkata.”
Orang ini (nabi Muhammad) memang berhak mendapatkan kekuasaan dari Allah untuk
memberikan syafaat kepada orang-orang yang akan menerimanya”. Untuk kesakhian
isi pesan kithoba ini dibenarkan mengutip Al-Qur’an:
وَلا
أَنْتُمْ تَحْزَنُونَ…
“tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak (pula)
kamu bersedih hati.”
(QS. Al-A’raa [7]f: 49)(ibnu al jauzi,
2002, hal. 115)
اتى باَ بَ الجَنَّةِ
يَومَ القِياَ مَةِ فَأَ ستَفتِحُ فَيَقُولُ ؛ الخَازِنُ مَن اَنتَ ؟ فَأَقُولَ
مُحَمَّدٌ فَيَقُولُ بِكَ اُمِرتُ اَن لَااَفتَحَ لِاحَدٍ قَبلَكَ.
“aku nanti akan datang kesebuah pintu surga pada
hari kiamat mohon agar pintu itu dibuka; maka akan berkatalah seorang penjaga:
“siapa kau?”. Aku menjawab: “Muhammad”. Penjaga itu akan berkata: “Demi engkau,
aku diperintah agar aku tidak membukanya untuk siapapun sebelum engkau”.(ibnu hamzah, 2003, hal. 1)
Kesimpulannya
bahwa kelak pintu surga akan dibukakan oleh penjaga pintu surga hanya dan dia
tidak akan membukakan pintu surga kepada siapapun sebelum Nabi Muhammad saw
karena penjaga pintu surga tersebut mendapat perintah dari Allah. Jika pintu
surga boleh dibuka kepada Nabi Muhammad saw dan setelahnya.
Subhanallah, izin share ya
BalasHapusIzin share ya
BalasHapusSubhanallah, izin share ya
BalasHapussubhanallah..
BalasHapusdan sesungguhnya pintu surga ada di telapak kaki ibu dan suami/istrimu jlan surgamu/nerakamu
Like ukhty.
BalasHapusizin share kakk
BalasHapussubhanallah,.. “tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak (pula) kamu bersedih hati.”
BalasHapuspintu surga yang indah :) ;)
BalasHapus